Ada banyak jenis plastik, dan sejauh ini ada sekitar 300 jenis plastik yang diproduksi di dunia. Ada banyak metode klasifikasi untuk plastik, dan ada dua yang umum digunakan:
1. Menurut berbagai sifat plastik setelah pemanasan, mereka dibagi menjadi plastik termoplastik dan termoset:
Struktur molekul termoplastik adalah linier, yang melembutkan atau meleleh saat dipanaskan, dan dapat dibentuk menjadi bentuk tertentu. Setelah pendinginan, itu menjadi sulit lagi. Setelah dipanaskan sampai batas tertentu, melembutkan lagi, dan setelah mendinginkan, itu mengeras lagi. Proses ini dapat diulang beberapa kali. Seperti polivinil klorida, polietilen, polistiren, dll. Proses cetakan termoplastik relatif sederhana, mampu produksi kontinu, dan memiliki kekuatan mekanik yang relatif tinggi, sehingga telah berkembang dengan cepat.

Struktur molekul plastik termoseting adalah struktur curah, yang juga melunak ketika dipanaskan dan dapat dibentuk menjadi bentuk tertentu. Namun, ketika dipanaskan ke tingkat tertentu atau dengan penambahan sejumlah kecil agen curing, itu mengeras dan set, dan tidak akan melembutkan atau mengubah bentuk lagi saat dipanaskan. Plastik termoset, seperti plastik fenolik, plastik amino, resin epoksi, dll., Tidak dapat didaur ulang atau digunakan kembali karena mereka tidak lagi melunak ketika dipanaskan setelah diproses. Proses cetakan plastik termoseting relatif kompleks, sehingga produksi berkelanjutan agak sulit. Namun, ia memiliki ketahanan panas yang baik, tidak mudah dideformasi, dan relatif murah.
2. Menurut kegunaannya yang berbeda, plastik dibagi menjadi plastik umum dan plastik teknik:
Plastik umum merujuk pada plastik dengan volume produksi tinggi, harga rendah, dan rentang aplikasi yang luas, terutama termasuk poliolefin, polivinil klorida, polystyrene, plastik fenolik, dan plastik amino. Banyak produk yang digunakan dalam kehidupan sehari -hari manusia terbuat dari plastik universal ini.
Plastik teknik adalah plastik yang dapat digunakan sebagai bahan struktural rekayasa dan sebagai pengganti untuk pembuatan logam komponen mesin. Misalnya, poliamida, polikarbonat, polioksimetilen, resin ABS, polytetrafluoroethylene, polyester, polisulfon, poliimida, dll. Plastik rekayasa memiliki karakteristik kepadatan rendah, stabilitas kimia tinggi, sifat mekanik yang baik, insulasi listrik superior, dan pemrosesan dan cetakan yang mudah. Mereka banyak digunakan dalam industri seperti mobil, peralatan listrik, bahan kimia, mesin, instrumen, dan meter, serta dalam navigasi ruang angkasa, roket, rudal, dan bidang lainnya.
Ada banyak jenis wadah kemasan plastik (seperti botol plastik), yang biasanya dapat diklasifikasikan sesuai dengan metode berikut:
(1) Menurut komposisi kimia, wadah plastik dapat dibagi menjadi PE, PP, PS, PVC, PET, NY, PC, PF, wadah UF, dll.
(2) Menurut metode cetakan, wadah plastik dapat dibagi menjadi cetakan pukulan, cetakan injeksi, cetakan ekstrusi, cetakan kompresi, termoforming, cetakan putar, wadah cetakan belitan, dll.
(3) Wadah plastik dapat dibagi menjadi jenis kotak, jenis botol, jenis kantong, jenis selang, dll. Menurut bentuk dan tujuannya.
